Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan

Ekonomi RI Dinilai Resilien, Sistem Keuangan Kuat dan Berdaya Tahan

JAKARTA — Perekonomian Indonesia dinilai memiliki daya tahan yang cukup kuat dalam menghadapi ketidakpastian global yang masih tinggi. Stabilitas makroekonomi, kondisi perbankan yang solid, serta investasi yang terus bergerak menjadi sejumlah faktor yang menopang ketahanan ekonomi nasional sepanjang 2026. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M. Juhro mengatakan sistem keuangan Indonesia tetap kuat di tengah meningkatnya tekanan dan dinamika global. Menurutnya, ketahanan tersebut ditopang fundamental…
Aktivis Ingatkan September Hitam Perlu Disikapi Bijak dan Tertib

Aktivis Ingatkan September Hitam Perlu Disikapi Bijak dan Tertib

Jakarta - Momentum September Hitam 2026 kembali menjadi perhatian di ruang publik. Sejumlah aktivis mengingatkan agar pembahasan mengenai isu hak asasi manusia (HAM) tetap diarahkan pada refleksi, edukasi, dan penyampaian aspirasi secara tertib sehingga tidak berkembang menjadi konflik sosial. Ketua ANTFA (Kelompok Aktivis Tangerang Raya) mengatakan momentum tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami berbagai peristiwa masa lalu sekaligus mengambil pelajaran. Menurutnya, penyampaian aspirasi…
Koperasi Merah Putih Berpotensi Hemat Subsidi Negara Rp150 Triliun per Tahun

Koperasi Merah Putih Berpotensi Hemat Subsidi Negara Rp150 Triliun per Tahun

JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat Koperasi Merah Putih sebagai instrumen untuk memperbaiki tata kelola distribusi subsidi sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa. Kebijakan tersebut berpotensi memberikan efisiensi anggaran karena penyaluran barang subsidi dapat dilakukan melalui jaringan koperasi hingga tingkat desa. Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyebut Koperasi Merah Putih berpotensi menghemat anggaran subsidi yang tidak tepat sasaran hingga sekitar Rp150 triliun per tahun. “Teman-teman bisa…
Koperasi Merah Putih Bantu Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Koperasi Merah Putih Bantu Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Jakarta – Mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tengah memperkuat pengawasan dan penyaluran barang bersubsidi melalui Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Skema tersebut diharapkan dapat menekan kebocoran subsidi sekaligus memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat yang benar-benar berhak. Purbaya mengatakan pemerintah telah membentuk satuan tugas (Satgas) gabungan bersama BPI Danantara dan Kementerian Koperasi untuk mengawasi pelaksanaan program Kopdes Merah Putih. Tim tersebut…
Pemerintah Tepat Menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai Kanal Subsidi Desa

Pemerintah Tepat Menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai Kanal Subsidi Desa

Oleh : Radjiman Arif*) Penyaluran subsidi merupakan salah satu bentuk kehadiran negara yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, memastikan bantuan dan barang bersubsidi diterima oleh kelompok yang berhak bukan hanya persoalan administrasi, melainkan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah dalam menjaga daya beli dan kesejahteraan rakyat. Dalam konteks tersebut, keputusan pemerintah menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai kanal penyaluran subsidi merupakan langkah strategis yang…
Koperasi Merah Putih Membuktikan Pemerintah Serius Menutup Kebocoran Subsidi

Koperasi Merah Putih Membuktikan Pemerintah Serius Menutup Kebocoran Subsidi

Oleh : Catur Ronggo*) Kebocoran subsidi bukan sekadar persoalan anggaran yang hilang di tengah rantai distribusi. Di balik subsidi yang tidak tepat sasaran, terdapat hak masyarakat yang seharusnya menerima manfaat kebijakan negara. Karena itu, langkah pemerintah memperkuat Koperasi Merah Putih sebagai saluran distribusi barang subsidi patut dibaca sebagai upaya serius memperbaiki tata kelola sekaligus memastikan manfaat anggaran negara sampai kepada masyarakat yang berhak. Kebijakan tersebut…
Pemerintah Pastikan APBN Tetap Sehat di Tengah Agenda Prioritas Nasional

Pemerintah Pastikan APBN Tetap Sehat di Tengah Agenda Prioritas Nasional

Jakarta — Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dikelola secara sehat dan kredibel di tengah pelaksanaan berbagai agenda prioritas nasional. Pengelolaan fiskal diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan program pemerintah, keberlanjutan pembangunan, serta stabilitas perekonomian nasional. Komitmen tersebut kembali ditegaskan setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, pada…
Pemerintah Dorong APBN Sehat agar Belanja Negara Lebih Bermanfaat

Pemerintah Dorong APBN Sehat agar Belanja Negara Lebih Bermanfaat

Jakarta, - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap kredibel sekaligus mampu menjadi instrumen utama dalam mendukung berbagai program prioritas nasional. Pengelolaan fiskal yang sehat dinilai penting untuk memastikan belanja negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara merupakan arahan penting Presiden. Menurutnya,…
Pemerintah Tepat Menjaga APBN Sehat Tanpa Mengorbankan Program Prioritas Rakyat

Pemerintah Tepat Menjaga APBN Sehat Tanpa Mengorbankan Program Prioritas Rakyat

Oleh: Dwi Saputri)* Menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tanpa mengorbankan program prioritas merupakan langkah tepat di tengah kebutuhan pembangunan dan dinamika ekonomi yang terus berkembang. Disiplin fiskal dan keberpihakan kepada masyarakat tidak semestinya dipertentangkan. APBN yang sehat justru menjadi fondasi agar pemerintah memiliki ruang untuk membiayai pembangunan dan menjaga kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan bahwa APBN akan terus…
APBN Sehat Membuktikan Pemerintah Serius Menjaga Uang Negara

APBN Sehat Membuktikan Pemerintah Serius Menjaga Uang Negara

*) Oleh Deka Bayu Dirgantara Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi salah satu ukuran penting untuk melihat keseriusan pemerintah dalam menjaga keuangan negara. APBN bukan sekadar kumpulan angka tentang penerimaan dan pengeluaran, tetapi merupakan instrumen yang menentukan bagaimana uang negara digunakan untuk membiayai pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hingga semester I 2026, pendapatan negara tercatat Rp1.459,4 triliun, sedangkan belanja negara mencapai Rp1.656…