Pelatihan Calon Manajer Koperasi Merah Putih Difokuskan pada Manajemen Perkoperasian

Pelatihan Calon Manajer Koperasi Merah Putih Difokuskan pada Manajemen Perkoperasian

JAKARTA – Pemerintah memastikan pelaksanaan pelatihan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) tetap berjalan sesuai rencana dengan penekanan yang lebih besar pada penguatan kompetensi manajemen perkoperasian. Langkah tersebut dilakukan untuk mencetak manajer profesional yang mampu mengelola koperasi secara modern, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan kebutuhan tenaga manajer bagi Koperasi Merah Putih tetap menjadi prioritas pemerintah.…
Skema MBG 3T Disiapkan agar Layanan Gizi Lebih Adaptif

Skema MBG 3T Disiapkan agar Layanan Gizi Lebih Adaptif

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan skema khusus bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah ini dilakukan agar layanan pemenuhan gizi dapat menjangkau masyarakat di daerah dengan karakteristik geografis yang berbeda, sekaligus memastikan kelompok rentan memperoleh akses gizi yang lebih merata. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari mengatakan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) tengah…
Pemerintah Susun Mekanisme Khusus agar MBG Tepat Sasaran di Daerah 3T

Pemerintah Susun Mekanisme Khusus agar MBG Tepat Sasaran di Daerah 3T

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah tengah menyusun mekanisme khusus untuk mengatasi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur dalam penyaluran program tersebut. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengatakan skema khusus diperlukan karena karakteristik wilayah 3T berbeda dengan daerah perkotaan.…
Model MBG 3T untuk Atasi Hambatan Jarak dan Akses

Model MBG 3T untuk Atasi Hambatan Jarak dan Akses

Oleh : Ricky Rinaldi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi penerus bangsa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Dalam implementasinya, pemerintah menyadari bahwa karakteristik geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan…
MBG 3T : Pemerataan Program Gizi Nasional

MBG 3T : Pemerataan Program Gizi Nasional

Oleh : Andika Pratama Pendekatan pemerataan pembangunan tidak dapat hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk ke wilayah perkotaan atau dari pesatnya pembangunan infrastruktur di pusat-pusat ekonomi. Tolok ukur keberhasilan pembangunan nasional juga terletak pada kemampuan negara menghadirkan layanan dasar secara adil hingga menjangkau masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dalam konteks tersebut, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan strategis…
Pemerintah Kawal Digitalisasi Bansos Menuju Sistem Nasional yang Terintegrasi

Pemerintah Kawal Digitalisasi Bansos Menuju Sistem Nasional yang Terintegrasi

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) agar semakin tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa digitalisasi bansos tidak boleh berhenti pada tahap uji coba, melainkan harus ditransisikan menjadi sistem nasional yang terintegrasi dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih akuntabel. Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan, hasil piloting digitalisasi bansos di…
Digitalisasi Bansos Diperluas, Pemerintah Perkuat Transparansi Penyaluran Bantuan

Digitalisasi Bansos Diperluas, Pemerintah Perkuat Transparansi Penyaluran Bantuan

Jakarta – Perluasan digitalisasi penyaluran bantuan sosial terus dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Setelah menunjukkan hasil positif melalui tahap uji coba di berbagai daerah, pemerintah kini mempersiapkan implementasi sistem digital secara nasional agar layanan perlindungan sosial semakin efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, mengatakan pelaksanaan uji coba…
Peran Daerah Mewujudkan Digitalisasi Bansos Makin Tepat Sasaran

Peran Daerah Mewujudkan Digitalisasi Bansos Makin Tepat Sasaran

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi digital telah menjadi salah satu agenda utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Salah satu implementasi yang kini memasuki tahap penting adalah digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Program ini tidak sekadar memindahkan proses administrasi dari sistem manual ke platform digital, tetapi menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan negara benar-benar…
Digitalisasi Bansos dan Jalan Baru Perlindungan Sosial yang Tepat Sasaran

Digitalisasi Bansos dan Jalan Baru Perlindungan Sosial yang Tepat Sasaran

*) Oleh: Bayu Nugraha Transformasi digital yang terus didorong pemerintah kini memasuki salah satu sektor paling strategis, yakni perlindungan sosial. Perluasan proyek digitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 43 kabupaten dan kota menjadi langkah penting dalam membangun sistem penyaluran bantuan yang lebih akurat, transparan, dan adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat. Program yang ditargetkan diluncurkan secara nasional pada Oktober 2026 tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata…
Pemerintah Evaluasi Pelatihan Kopdes, Materi Manajerial Jadi Prioritas Utama

Pemerintah Evaluasi Pelatihan Kopdes, Materi Manajerial Jadi Prioritas Utama

Jakarta – Ketua DPR, Puan Maharani meminta agar evaluasi terhadap pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) maupun Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) difokuskan pada penguatan kemampuan manajerial. Menurutnya, langkah tersebut penting agar tujuan pembentukan koperasi dapat berjalan efektif sekaligus mencegah terulangnya insiden yang menimbulkan korban jiwa dalam pelaksanaan pelatihan sebelumnya. “Rangkaian hal yang dilakukan itu sebaiknya memang lebih fokus pada manajerial saja untuk…