Koperasi Desa Merah Putih Percepat Pertumbuhan Ekonomi Akar Rumput

Koperasi Desa Merah Putih Percepat Pertumbuhan Ekonomi Akar Rumput

Jakarta – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memiliki potensi besar dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat dari tingkat desa. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM di berbagai daerah. Akademisi Universitas Bung Karno, Faisyal Chaniago, menilai konsep Koperasi Merah Putih sejalan dengan semangat membangun ekonomi dari akar rumput atau grassroots.…
Koperasi Desa Merah Putih Dorong Penguatan Perekonomian Rakyat

Koperasi Desa Merah Putih Dorong Penguatan Perekonomian Rakyat

Jakarta – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat perekonomian rakyat dari tingkat desa apabila dijalankan secara tepat, adaptif, dan disertai pengawasan yang efektif. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi instrumen penggerak ekonomi berbasis kerakyatan yang mampu memperluas akses pasar, memangkas rantai distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM di berbagai daerah. Akademisi Universitas Bung Karno, Faisyal Chaniago, mengatakan…
Faisyal Chaniago: Koperasi Merah Putih Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Rakyat Desa

Faisyal Chaniago: Koperasi Merah Putih Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Rakyat Desa

Jakarta – Program Koperasi Merah Putih yang digagas Pemerintah memiliki potensi besar untuk menjadi motor baru penggerak ekonomi rakyat di tingkat desa. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan, membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani dan nelayan, serta mempercepat distribusi berbagai kebutuhan produktif masyarakat. Akademisi Universitas Bung Karno, Faisyal Chaniago, mengatakan bahwa secara konsep dan tujuan, Koperasi Merah Putih merupakan langkah…
Akademisi: Koperasi Merah Putih Jadi Senjata Ampuh Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Akademisi: Koperasi Merah Putih Jadi Senjata Ampuh Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Jakarta – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas pemerintah mendapat dukungan dari kalangan akademisi sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Akademisi Universitas Bung Karno, Faisal Chaniago, menilai konsep KDMP sejalan dengan cita-cita pembangunan ekonomi yang bertumpu pada kekuatan masyarakat di tingkat desa dan daerah. Menurut Faisal, program tersebut dirancang untuk membuka ruang baru bagi perekonomian rakyat sekaligus mempercepat perputaran ekonomi di sektor-sektor…
Koperasi Desa Merah Putih Membangun Perekonomian Rakyat

Koperasi Desa Merah Putih Membangun Perekonomian Rakyat

Oleh: Rina Oktavia)* Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hadir sebagai salah satu terobosan strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Indonesia. Program yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini diarahkan untuk membangun perekonomian dari tingkat akar rumput atau grassroots, dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan pelaku…
Sertifikat Halal Gratis: Pemerintah Perluas Perlindungan Pelaku Usaha Mikro

Sertifikat Halal Gratis: Pemerintah Perluas Perlindungan Pelaku Usaha Mikro

Oleh: Yandi Arya Adinegara) Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat perlindungan sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, sertifikasi halal tidak lagi sekadar menjadi pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan instrumen penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan mendorong pelaku usaha naik kelas. Komitmen pemerintah terhadap penguatan ekosistem…
Pemerintah Bantu UMKM Kantongi Sertifikat Halal Tanpa Biaya

Pemerintah Bantu UMKM Kantongi Sertifikat Halal Tanpa Biaya

JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program sertifikasi halal gratis guna meningkatkan daya saing produk nasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang lebih inklusif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa pemberian sertifikat halal bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi juga bentuk nyata komitmen pemerintah dalam…
Bergerak Cepat Optimalkan Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM

Bergerak Cepat Optimalkan Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM

*) Oleh: Ahmad Fauzan Wibowo Transformasi ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi atau pertumbuhan industri skala besar, tetapi juga oleh kemampuan negara memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam konteks tersebut, program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis yang layak diapresiasi karena memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan daya saing…
BPJPH Percepat Sertifikasi Halal Gratis, Pasar UMKM Lebih Luas

BPJPH Percepat Sertifikasi Halal Gratis, Pasar UMKM Lebih Luas

Jakarta - Pemerintah terus mempercepat implementasi sertifikasi halal sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing produk nasional dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program sertifikasi halal gratis serta penguatan sosialisasi di berbagai daerah, pemerintah optimistis semakin banyak UMKM mampu memenuhi standar halal dan menjangkau pasar yang lebih luas. “Tidak ada penundaan Wajib Halal Oktober 2026. Karena jika berbicara…
Pemerintah Matangkan 13 Proyek Hilirisasi, Daerah Disiapkan Jadi Klaster Industri Baru

Pemerintah Matangkan 13 Proyek Hilirisasi, Daerah Disiapkan Jadi Klaster Industri Baru

Jakarta - Pemerintah terus mempercepat agenda hilirisasi nasional dengan mematangkan 13 proyek strategis baru yang diperkirakan memiliki nilai investasi mencapai sekitar Rp239 triliun. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, sekaligus membuka peluang terbentuknya klaster-klaster industri baru di berbagai daerah. Proses penyusunan prastudi kelayakan (pre-feasibility study) terhadap proyek-proyek tersebut saat ini tengah difinalisasi dan ditargetkan selesai…