November 1, 2026
Screenshot-2026-11-01-004311-300x166

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan program Mudik Gratis untuk menyambut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru) dengan menyediakan 70 unit bus berkapasitas 2.882 penumpang. Layanan ini menjangkau 10 kota tujuan dan memberikan alternatif perjalanan tanpa biaya tiket bus bagi masyarakat, sekaligus mendukung mobilitas yang aman dan terjangkau selama libur akhir tahun. Pendaftaran dijadwalkan mulai 2 Desember 2026, sedangkan keberangkatan peserta berlangsung pada 22–23 Desember 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa penyediaan bus gratis menjadi bagian dari persiapan pemerintah menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Nataru.

“Untuk transportasi darat, kami menyiapkan program mudik gratis dengan dukungan 70 bus yang melayani perjalanan ke 10 kota,” kata Aan.

Adapun kota yang masuk dalam daftar tujuan meliputi Solo, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Madiun. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran melalui situs web resmi Kementerian Perhubungan dengan mengikuti persyaratan yang berlaku. Karena kuota terbatas, masyarakat perlu memperhatikan informasi pendaftaran agar dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Pada pelaksanaan Nataru 2026/2027, program Mudik Gratis difokuskan pada perjalanan keberangkatan berdasarkan evaluasi pemanfaatan armada pada tahun sebelumnya. Fokus ini diarahkan untuk mengoptimalkan kapasitas bus yang tersedia agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai kebutuhan perjalanan.

Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Rudi Irawan, mengatakan bahwa kebijakan tersebut bertujuan memaksimalkan pemanfaatan armada yang tersedia.

“Untuk tahun ini, layanan difokuskan pada perjalanan keberangkatan. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan sebelumnya, pemerintah mengarahkan pemanfaatan armada pada layanan keberangkatan dengan mempertimbangkan tingkat keterisian bus. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi penyelenggaraan program dan memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh fasilitas perjalanan gratis,” jelas Rudi.

Untuk mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan, Kementerian Perhubungan menyiapkan pemanfaatan aplikasi MitraDarat untuk menyajikan informasi terkait pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check). Integrasi data melalui dasbor posko pusat juga ditujukan untuk membantu pemantauan kondisi transportasi dan mendukung koordinasi penanganan selama periode Nataru.

Pengaturan lalu lintas jalan dan penyeberangan selama Nataru juga disiapkan melalui koordinasi lintas instansi, termasuk pembahasan ketentuan operasional angkutan barang. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, mendukung keselamatan pengguna jalan, dan mengantisipasi kepadatan pada jalur strategis.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan kepolisian, Badan Pengatur Jalan Tol, serta pihak terkait lainnya untuk mengelola lalu lintas sesuai kondisi di lapangan. Kami berharap pelayanan Nataru tahun ini semakin baik, dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 87,43 persen,” ujar Rudi.

Program Mudik Gratis Nataru 2026/2027 menjadi salah satu upaya menyediakan pilihan perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Melalui persiapan armada, pemeriksaan keselamatan kendaraan, dan koordinasi pengelolaan lalu lintas, pemerintah berupaya mendukung mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. Calon peserta diimbau memantau kanal resmi Kementerian Perhubungan untuk memperoleh informasi pendaftaran dan persyaratan program. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *