Seni Merangkul dan Tingginya Kepuasan Terhadap Kinerja Presiden Prabowo

Seni Merangkul dan Tingginya Kepuasan Terhadap Kinerja Presiden Prabowo

Oleh: Ganesh Lepen Wengi *) Angka 79,9 persen bukan sekadar statistik, ia adalah cermin relasi antara pemimpin dan masyarakat tentang bagaimana legitimasi dibangun, dirawat, dan dinegosiasikan. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto yang mencapai 79,9 persen menunjukkan bahwa kepercayaan sosial terhadap arah kepemimpinan nasional sedang berada pada titik yang relatif kuat. Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyampaikan bahwa hasil survei nasional…
Tingginya Kepuasan Publik, Modal Politik bagi Pemerintahan Prabowo

Tingginya Kepuasan Publik, Modal Politik bagi Pemerintahan Prabowo

Oleh : Dodik Prasetyo )* Tingkat kepuasan publik yang menembus 79,9 persen terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar angka statistik, melainkan indikator kuat bahwa arah kepemimpinan nasional saat ini berada di jalur yang dipercaya masyarakat. Stabilitas angka tersebut yang relatif tidak bergeser dibandingkan tahun sebelumnya mengirimkan pesan politik penting: publik melihat adanya konsistensi kerja pemerintah sekaligus harapan terhadap masa depan yang lebih terkelola. Survei…
Kepuasan Publik Menguat Tunjukkan Kepercayaan Masyarakat pada Percepatan Program Prioritas Pemerintah

Kepuasan Publik Menguat Tunjukkan Kepercayaan Masyarakat pada Percepatan Program Prioritas Pemerintah

Oleh: Ardiansyah Gunawan Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto yang mencapai 79,9 persen dalam survei nasional Indikator Politik Indonesia menjadi sinyal penting tentang bagaimana masyarakat memandang arah pemerintahan saat ini. Angka tersebut tidak hanya menunjukkan tingkat dukungan yang tinggi, tetapi juga merefleksikan persepsi publik terhadap komitmen pemerintah dalam menjalankan serta mempercepat program-program prioritas yang menyasar persoalan mendasar masyarakat. Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia,…
Mendukung Pangan Terkelola Baik untuk Ramadan yang Khusyuk

Mendukung Pangan Terkelola Baik untuk Ramadan yang Khusyuk

Oleh : Aulia Rachma* Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Indonesia sudah bergerak cepat memastikan ketersediaan dan pengelolaan pangan nasional berjalan optimal. Antisipasi ini menjadi sangat penting karena Ramadan bukan hanya momen spiritual tetapi juga fase di mana permintaan kebutuhan pokok meningkat signifikan di masyarakat. Pemerintah bersama berbagai pemangku kebijakan padu dalam menyusun strategi agar stok pangan aman, harga terjangkau, dan kualitas pangan terjaga sehingga…
Mengawal Harga dan Stok Pangan demi Ramadan yang Tenang

Mengawal Harga dan Stok Pangan demi Ramadan yang Tenang

Oleh : Ravisya Darasya )* Menjelang bulan suci Ramadan, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok kembali menjadi perhatian utama pemerintah. Setiap tahun, momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) kerap diikuti lonjakan permintaan yang berpotensi mendorong kenaikan harga. Untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa dibayangi gejolak pangan, pemerintah bersama aparat penegak hukum memperkuat koordinasi dan pengawasan dari pusat hingga daerah. Stabilitas harga bahan…
Jelang Ramadan, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Jelang Ramadan, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Yogyakarta – Pemerintah memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan tetap terjaga menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Langkah terpadu lintas lembaga dilakukan melalui pemantauan harga, penguatan stok, hingga operasi pasar untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, menyampaikan bahwa hasil pemantauan terhadap 14 komoditas pangan utama…
Ramadan, Pemerintah Tegaskan Sanksi Pidana bagi Praktik Curang Pangan

Ramadan, Pemerintah Tegaskan Sanksi Pidana bagi Praktik Curang Pangan

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa setiap praktik kecurangan pangan menjelang dan selama Ramadan akan dikenakan sanksi pidana, seiring upaya menjaga ketersediaan, keamanan, dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat. Penegasan ini disertai langkah pengawasan lapangan yang lebih intensif, koordinasi pusat dan daerah yang solid, serta keterlibatan seluruh pelaku rantai pasok. Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengatakan pihaknya akan pengecekan harga kebutuhan pokok pada pekan depan di sejumlah…
Menjaga Gizi di Bulan Puasa lewat Keberlanjutan Program MBG

Menjaga Gizi di Bulan Puasa lewat Keberlanjutan Program MBG

Oleh: Saipul Bahri *) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi tanda nyata bagaimana negara hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Diluncurkan awal 2025 dan dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari mandat pemenuhan gizi nasional, MBG dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui jaminan asupan gizi yang tepat, terutama bagi kelompok rentan seperti peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.…
MBG di Bulan Ramadan dan Upaya Menjaga Asupan Gizi Anak

MBG di Bulan Ramadan dan Upaya Menjaga Asupan Gizi Anak

Oleh: Nur Utunissa Bulan Ramadan merupakan periode penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Indonesia. Di tengah perubahan pola aktivitas harian akibat ibadah puasa, perhatian terhadap pemenuhan gizi anak menjadi isu yang tidak boleh terabaikan. Anak-anak, terutama usia sekolah, berada pada fase pertumbuhan yang membutuhkan asupan gizi seimbang untuk menunjang perkembangan fisik, kognitif, dan daya tahan tubuh. Dalam konteks inilah Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…
Selama Bulan Puasa, Penyaluran MBG Diadaptasi agar Tetap Tepat Sasaran

Selama Bulan Puasa, Penyaluran MBG Diadaptasi agar Tetap Tepat Sasaran

Jakarta – Selama bulan suci Ramadan, mekanisme penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami sejumlah penyesuaian guna memastikan manfaatnya tetap tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Adaptasi ini dilakukan tanpa mengurangi tujuan utama program, yakni meningkatkan asupan gizi kelompok penerima manfaat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan, MBG tetap berjalan…