Lapangan Kerja Baru Hadir Sebagai Wujud Nyata Pemerintah Respon Aspirasi 17+8

Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan lapangan kerja baru untuk mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Langkah tersebut juga merupakan respon terhadap aspirasi 17+8. Pada poin 16 disebutkan bahwa masyarakat meminta agar pemerintah mengambil langkah darurat untuk mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan lindungi buruh kontrak. Hal tersebut langsung direspon cepat oleh Presiden Prabowo Subianto. Dikutip dari akun sosial media Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, Presiden Prabowo mengumpulkan…

Pemerintah Serius Perluas Kesempatan Kerja, Penuhi Tuntutan 17+8

Oleh: Astrid Widia )* Pemerintah terus menunjukkan bahwa suara rakyat melalui 17+8 tidak dibiarkan bergema tanpa jawaban. Komitmen untuk memperluas lapangan kerja ditindaklanjuti secara konkret melalui kebijakan lintas sektor yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran kabinetnya. Rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin Menteri Koordinator Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa pemerintah menempatkan aspirasi publik sebagai prioritas. Ia menekankan bahwa…

Pemerintah Respon Aspirasi 17+8 dengan Tambah Lapangan Kerja Baru

Oleh : Ricky Rinaldi )* Pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam menanggapi aspirasi publik yang tergabung dalam gerakan 17+8. Suara rakyat yang menuntut keadilan sosial, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan direspons dengan langkah konkret, yaitu penciptaan lapangan kerja baru dalam jumlah besar. Kebijakan ini dirancang untuk menjawab keresahan masyarakat mengenai masih terbatasnya kesempatan kerja, sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih…

Indonesia Tetap Damai Jangan Terprovokasi Isu Nepal

Oleh: Shafwa Nuraini )* Gelombang protes yang terus memanas di Nepal menjadi sorotan internasional. Ribuan massa di Kathmandu turun ke jalan, bahkan sampai membakar gedung parlemen hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli mengumumkan pengunduran dirinya. Kericuhan di Nepal berawal dari kebijakan pemerintah setempat yang sempat melarang 26 platform media sosial, termasuk Facebook dan Instagram, dengan dalih mencegah hoaks, ujaran kebencian, serta penipuan…

Belajar dari Nepal: Indonesia Harus Cerdas Menyikapi Provokasi Global Sabandungeun September 12, 2025 0

Oleh: Reyhan Alfarizi )* Dinamika politik global dalam beberapa waktu terakhir memperlihatkan bagaimana isu lintas negara sering kali dijadikan bahan untuk memprovokasi masyarakat di tempat lain. Situasi ini semakin terasa ketika gejolak di satu negara dengan cepat mendapat sorotan publik internasional dan bahkan memengaruhi persepsi di Negara Tetangga. Dalam konteks ini, Indonesia perlu bersikap waspada agar tidak terjebak pada pola provokasi yang sengaja diciptakan pihak-pihak…

Indonesia Tetap Kondusif, Tak Bisa Disamakan dengan Nepal

Gelombang protes di Nepal semakin memanas. Ribuan orang kembali memenuhi jalan-jalan di Kathmandu dan membakar gedung parlemen hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli mengumumkan pengunduran dirinya. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan ad interim, Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan kondisi Indonesia saat ini tetap aman. Sjafrie menegaskan pemerintah mengedepankan komunikasi dengan masyarakat sambil menjaga kewaspadaan terhadap potensi aksi di berbagai daerah. “Kami terus melakukan…

Waspadai Isu Nepal Jadi Provokasi di Tanah Air

Haidar Alwi Institut (HAI) mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu menjaga persatuan di tengah krisis politik global. Lembaga ini menilai Indonesia harus belajar dari situasi di Nepal agar tidak mengalami hal serupa. Gelombang demonstrasi di Nepal dalam sepekan terakhir berubah menjadi tragedi besar. Aksi tersebut menelan korban jiwa, menghancurkan bangunan negara, serta menyeret tokoh-tokoh politik papan atas ke dalam pusaran krisis. Direktur HAI, Sandri…

Papua Butuh Kedamaian, Bukan Demo Anarkis

Oleh : Loa Murib Beberapa kota besar di Indonesia belakangan ini diguncang oleh aksi demonstrasi yang berujung ricuh. Fasilitas umum rusak, ketertiban terganggu, bahkan warga biasa ikut menjadi korban. Fenomena ini menjadi peringatan bahwa kebebasan berpendapat bisa kehilangan makna ketika disertai tindakan anarkis. Papua tentu tidak boleh mengikuti jejak yang sama. Dengan segala keragaman budaya, agama, dan etnis yang dimiliki, Papua justru membutuhkan suasana yang…

Menjaga Toleransi dan Menolak Provokasi Demi Papua yang Damai

Oleh : Yohanes Wandikbo )* Toleransi dan persatuan merupakan fondasi utama bagi kehidupan bermasyarakat yang harmonis, terutama di wilayah Papua yang memiliki keanekaragaman etnis, budaya, dan agama. Dalam dinamika sosial yang kerap kali diwarnai tantangan, provokasi bisa menjadi ancaman serius bagi stabilitas. Oleh karena itu, menolak segala bentuk provokasi sekaligus memperkuat persaudaraan lintas identitas menjadi langkah yang tidak bisa ditunda. Papua membutuhkan kedamaian yang lahir…

Bersama Menjaga Papua Aman Rukun dan Sejahtera

Papua – Persatuan dan kesatuan adalah harga mati bagi masyarakat Papua. Di tengah keragaman etnis, budaya, dan agama, menjaga harmoni berarti menjaga masa depan. Provokasi yang mengarah pada demonstrasi anarkis harus ditolak, karena hanya akan merusak tatanan sosial dan menghambat pembangunan. Papua membutuhkan suasana damai agar rakyatnya bisa menatap masa depan dengan optimisme. Dengan semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan, Papua akan semakin kokoh berdiri sebagai…