Pemerintah Perkuat Peran Danantara dalam Pengelolaan Aset Strategis

Pemerintah Perkuat Peran Danantara dalam Pengelolaan Aset Strategis

Oleh: Dinda Amalia Dewi )* Pemerintah terus memperkuat peran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara sebagai instrumen utama dalam pengelolaan aset strategis nasional. Langkah ini ditempuh untuk memastikan aset negara dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang guna menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menempatkan Danantara sebagai bagian penting dari strategi besar pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.…
Optimalisasi Aset BUMN Jadi Fokus Pengelolaan Danantara

Optimalisasi Aset BUMN Jadi Fokus Pengelolaan Danantara

Oleh: Dimas Aditya Wiguna )* Pemerintah menempatkan optimalisasi aset badan usaha milik negara sebagai salah satu strategi utama dalam memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara, negara mendorong konsolidasi dan transformasi pengelolaan BUMN agar lebih efisien, terarah, dan mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat…
Stimulus Lebaran Disiapkan, Pemerintah Fokus Dorong Konsumsi dan Mobilitas

Stimulus Lebaran Disiapkan, Pemerintah Fokus Dorong Konsumsi dan Mobilitas

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menyiapkan berbagai paket insentif untuk mendukung mobilitas masyarakat serta menjaga daya beli selama periode Ramadan dan libur Lebaran 2026. Insentif tersebut mencakup diskon tarif transportasi, potongan tarif tol, hingga penyaluran bantuan sosial pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, stimulus Lebaran 2026 tidak jauh berbeda dengan…
Lebaran 2026, Pemerintah Gelontorkan Rp 12,83 Triliun untuk Diskon Transportasi hingga Bansos

Lebaran 2026, Pemerintah Gelontorkan Rp 12,83 Triliun untuk Diskon Transportasi hingga Bansos

Jakarta, Selama periode libur Lebaran 2026, pemerintah menggulirkan sejumlah insentif strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong daya beli masyarakat. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi peningkatan mobilitas, konsumsi, dan aktivitas ekonomi yang biasanya melonjak saat momen Idulfitri. Insentif tersebut dirancang agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang, sekaligus memastikan roda perekonomian tetap bergerak secara sehat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,…
Insentif Lebaran dan Strategi Pemerintah Menopang Pertumbuhan Ekonomi

Insentif Lebaran dan Strategi Pemerintah Menopang Pertumbuhan Ekonomi

Oleh: Alexandro Dimitri*) Menjelang bulan suci Ramadan dan puncak tradisi mudik Lebaran 2026, pemerintah kembali meluncurkan serangkaian kebijakan stimulan yang dirancang tidak sekadar sebagai insentif sesaat, tetapi sebagai upaya strategis untuk menjaga momentum ekonomi nasional. Di tengah dinamika global dan tantangan domestik, langkah ini menunjukkan sensitivitas pemerintah dalam menyelaraskan kebijakan fiskal dengan kebutuhan masyarakat serta kelancaran mobilitas yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Paket insentif tersebut…
Insentif Lebaran Jadi Instrumen Penggerak Konsumsi

Insentif Lebaran Jadi Instrumen Penggerak Konsumsi

Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Momentum Lebaran selalu menjadi fase penting dalam dinamika perekonomian nasional. Tradisi mudik, silaturahmi, serta peningkatan aktivitas sosial menjadikan periode ini sebagai pendorong utama lonjakan konsumsi rumah tangga. Dalam konteks tersebut, insentif Lebaran berperan sebagai instrumen strategis untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengakselerasi perputaran ekonomi domestik. Kebijakan ini tidak hanya bersifat musiman, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga…
Kontribusi Ekonomi Sektor Halal Kian Menguat

Kontribusi Ekonomi Sektor Halal Kian Menguat

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa sektor ekonomi halal terus menunjukkan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan ekosistem halal dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing Indonesia di pasar global sekaligus memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM di dalam negeri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa sektor halal telah menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada subsektor makanan dan…
Ekonomi Sektor Halal Bertransformasi, Masuk Arus Utama Ekonomi Nasional

Ekonomi Sektor Halal Bertransformasi, Masuk Arus Utama Ekonomi Nasional

Jakarta – Ekonomi halal yang dulu kerap dipersepsikan sebagai pasar khusus bagi komunitas Muslim, kini bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi strategis yang masuk ke arus utama perekonomian nasional. Meningkatnya permintaan global terhadap produk dan layanan berbasis halal menjadikan sektor ini tak lagi sekadar ceruk pasar, melainkan pilar baru pertumbuhan ekonomi. Dari makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, fesyen, hingga jasa keuangan dan pariwisata, halal kini identik dengan…
Menguatnya Ekonomi Sektor Halal dalam Perekonomian Nasional

Menguatnya Ekonomi Sektor Halal dalam Perekonomian Nasional

Oleh: Rina Anggina Safitri* Menguatnya ekonomi sektor halal dalam perekonomian nasional menandai babak penting transformasi ekonomi Indonesia menuju struktur yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Sektor ini tidak lagi dipahami secara sempit sebagai aktivitas ekonomi berbasis konsumsi umat Muslim semata, melainkan telah berkembang menjadi ekosistem industri yang terintegrasi dari hulu ke hilir, mencakup produksi, distribusi, pembiayaan, hingga ekspor global. Dalam konteks Indonesia sebagai negara…
Ekonomi Sektor Halal: Dari Segmen Khusus ke Arus Utama Ekonomi

Ekonomi Sektor Halal: Dari Segmen Khusus ke Arus Utama Ekonomi

Oleh: Dhita Karuniawati )* Ekonomi sektor halal kini tidak lagi dipandang sebagai pasar khusus yang hanya menyasar komunitas tertentu, melainkan telah berkembang menjadi arus utama ekonomi global. Perkembangan ini ditopang oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk yang aman, berkualitas, dan sesuai standar etika, serta pertumbuhan populasi Muslim dunia yang signifikan. Dengan nilai pasar yang mencapai triliunan dolar, ekonomi halal telah mencakup berbagai sektor seperti makanan…