Reuni 212 Harus Tetap Damai, Publik Diminta Waspadai Penyusup
JAKARTA — Sejumlah tokoh masyarakat dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menegaskan pentingnya menjaga Reuni 212 agar tetap berlangsung damai serta terbebas dari kepentingan pihak-pihak yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Para tokoh menilai Reuni 212 tidak boleh dimanfaatkan sebagai ruang politisasi agama maupun ajang adu domba yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Publik diminta bersikap tenang, dewasa, dan waspada terhadap kemungkinan hadirnya penyusup berkepentingan yang…









